Sekilas Pandang Pondok Pesantren Karakter Babus Salam (PKBS)

PKBS adalah sebuah pondok pesantren yang menerapkan Pendidikan Karakter Nabawiyah, dengan 40 Pilar-pilar Karakter Nabawiyah yang semuanya merupakan akhlak mulia Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Karakteristik

  1. Menerapkan pendidikan karakter berbasis Akhlaq dan bakat
  2. Mengembangkan fitrah bawaan anak sejak lahir berupa fitrah keimanan, fitrah belajar, fitrah bakat, fitrah gender, dan fitrah perkembangan
  3. Pembebanan pembelajaran disesuaikan dengan fitrah perkembangan anak baik secara psikologis maupun fisik, sehingga sekolah menjadi tempat pembelajaran yang menyenangkan (fun School) bagi santri
  4. Menjuruskan santri sesuai bakatnya lebih awal yaitu pada umur 10 tahun7 setara kelas 4 (empat) SD dengan menggunakan Personalized Curiculum (Kurikulum Pribadi)
  5. Menerapkan sistem7 pendidikan non formal berbasis komunitas dengan model Pesantren Alam non Asrama (pesantren alam), dengan ijasah lokal lembaga penyelenggara Sekolah Karakter dan Ijasah Negara Kesetaraan Paket A
  6. Menerapkan konsep Belajar Bersama Alam (BBA), sehingga pembelajaran tidak harus diruang kelas (indoor), tetapi dapat dilakukan di kebun, sawah, rumah salah satu anggota komunitas, lapangan, tepi sungai, pantai, bukit dan lainnya (outdoor)
  7. Adanya pertemuan wajib bagi kedua orang tua dengan guru dan nara sumber tentang pembelajaran anak (parenting)
  8. Kedua orangtua wajib mengikuti Sekolah Orang Tua Imam Syafi’i yaitu sekolah bagi orangtua untuk belajar tentang pendidikan anak (parenting) dan pengembangan kegiatan komunitas
  9. Mengembangkan kompetensi secara proporsional antara sikap (adab dan akhlaq), pengetahuan, dan keterampilan, serta menerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah, masyarakat dan dunia usaha/industri
  10. Keterpaduan 4(empat) lingkungan pembelajaran yaitu di sekolah, di rumah, di lingkungan masyarakat, dan di lingkungan dunia usaha/industri
  11. Menggunakan metode Pembelajaran Karakter Tematik Terpadu, yaitu perpaduan metode Pembelajaran Karakter dan metode Pembelajaran Saintifik, yang dipaparkan dengan tema-tema
  12. Memberi waktu yang cukup leluasa bagi santri untuk mengembangkan diri pada berbagai aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan
  13. Menempatkan sekolah sebagai bagian dari masyarakat yang memberikan pengalaman belajar agar santri mampu menerapkan apa yang dipelajari di Sekolah Karakter ke masyarakat dan dunia usaha/industri serta memanfaatkannya sebagai sumber belajar
  14. Menerapkan prinsip bahwa "setiap anak adalah hebat dan unik" sesuai bakat khususnya sehingga perlu adanya minimalisasi kompetisi atau persaingan kemampuan kognitif antar santri untuk menumbuhkan kesadaran pada setiap santri bahwa dirinya memiliki potensi yang khusus dan berbeda dengan santri lainnya
  15. Maksimalisasi pembelajaran pada waktu kondisi santri dalam keadaan prima dalam melakukan pembelajaran, sehingga waktu pembelajaran efektif hanya 4(empat) jam sehari dan 5(lima) hari dalam sepekan

Tingkat Pendidikan

PKBS menyelenggarakan program pendidikan setara SMP boarding (asrama), program tahfizh 300 hari untuk semua tingkatan, dan program tahfizh reguler 3 tahun.

PROGRAM TARGET KURIKULUM JAM BELAJAR REGULER JAM BELAJAR PONDOK METODE PEMBELAJARAN
Pondok Pesantren setara SMP
- Kemandirian ibadah dan karya
- tahsin al qur'an
08.00 – Dhuhur
24 Jam
(Termasuk jam reguler)
Projek dan akhlaq
Tahfizh 300 hari Hafal 30 juz sesuai jurusannya 24 Jam Menghafal
Tahfizh Reguler 3 tahun
- Hafal 30 juz sesuai jurusannya
- hafal arbain nawawi
24 jam menghafal

Keanggotaan Santri

Jenis-jenis keanggotaan santri (Reguler, Pondok, Mandiri, PKBM):

  • Santri REGULER, adalah santri yang model belajarnya datang ke PKBS pada setiap hari belajar dan pulang pergi ke rumah masing-masing (umumnya warga sekitar).
  • Santri PONDOK, adalah santri yang model belajarnya tinggal di asrama PKBS.

Hak Anggota

Keanggotaan Pembelajar an di sekolah Tinggal di Asrama
Outing
/ Tour de Talents
PKBM Bimbingan & Konsultasi Raport SKIS
Santri Reguler
Santri Pondok